Panduan Cor Kolom & Balok Beton Rumah
Panduan Cor Kolom & Balok Beton Rumah — Volume per kolom = 0,15 × 0,15 × 3 = 0,0675 m³. Total 16 kolom ≈ 1,08 m³ (gabung order dengan balok/pelat).
- Volume per kolom = 0,15 × 0,15 × 3 = 0,0675 m³
- Total 16 kolom ≈ 1,08 m³ (gabung order dengan balok/pelat)
- Cold joint buruk antara kolom dan balok — lemah saat gempa.
- Tidak vibrate sudut kolom — honeycomb.
- Bekisting bocor — slump drop, retak diagonal.
Panduan cor kolom dan balok beton rumah
Untuk rumah bertingkat, kolom menahan beban vertikal dan balok mengalirkan beban ke kolom. Urutan cor umumnya: footplat → sloof → kolom lantai 1 → balok lantai 1 → pelat lantai 1, lalu ulang untuk lantai 2.
Mutu beton per elemen
| Elemen | Mutu umum |
|---|---|
| Footplat & sloof | K-250 FA |
| Kolom & balok | K-250 s/d K-300 FA |
| Pelat lantai | K-250 FA |
| Dak atap | K-250 FA (ringan) |
Detail mutu: cara memilih mutu rumah, K-250 vs K-300.
Tips cor kolom tinggi
- Gunakan pompa beton agar tuang vertikal cepat.
- Vibrator masuk ke seluruh penampang kolom.
- Cor kolom dalam satu kali tuang per segmen (hindari cold joint).
- Buka bekisting kolom setelah kuat tekan awal (±2–3 hari, ikuti mandor).
Pompa: panduan sewa pompa.
Estimasi volume kolom contoh
Kolom 15×15 cm, tinggi 3 m, 16 titik:
- Volume per kolom = 0,15 × 0,15 × 3 = 0,0675 m³
- Total 16 kolom ≈ 1,08 m³ (gabung order dengan balok/pelat)
Hitung: kalkulator cor.
FAQ cor kolom balok
Bisakah cor kolom dan pelat bersamaan?
Bisa pada sistem cor monolitik sesuai gambar; koordinasikan dengan struktur engineer.
Interval cor antar lantai?
Tunggu beton lantai bawah cukup kuat (umumnya 14+ hari) sebelum beban penuh cor lantai atas.
Jadwal cor struktur via WhatsApp | Cor footplat & sloof
Urutan cor kolom dan balok yang benar
- Kolom lantai 1 — cor hingga bawah balok, sisakan sambungan.
- Balok lantai 1 — cor bersamaan atau setelah kolom partial.
- Curing 3–7 hari sebelum beban bekisting lantai.
- Ulangi untuk lantai 2 setelah pelat lantai 1 cukup kuat.
Estimasi volume rumah 7×12 m, 2 lantai
| Elemen | Volume | Mutu |
|---|---|---|
| Kolom (16 titik) | ±6 m³ | K-250/275 |
| Balok | ±8 m³ | K-250/275 |
| Pelat lantai | ±14 m³ | K-275/300 |
| Total struktur | ±28 m³ | + pompa |
Kesalahan cor kolom balok
- Cold joint buruk antara kolom dan balok — lemah saat gempa.
- Tidak vibrate sudut kolom — honeycomb.
- Bekisting bocor — slump drop, retak diagonal.
FAQ cor kolom balok
Slump ideal untuk kolom?
10±2 cm — terlalu cair sulit ditahan bekisting vertikal; terlalu kering sulit vibrate.
Lanjut: cor footplat dulu, cor dak, vibrator.
Armada cor kolom balok
14 m³: 2 minimix atau 1 mixer + susulan. Interval truk 45 menit untuk vibrate vertikal. Kolom cor pagi hari sebelum panas — slump lebih stabil.
Cold joint yang benar
Bila cor kolom terpisah hari, buka lapisan kering dan pasang bonding agent sebelum cor lanjutan — mandor berpengalaman wajib untuk sambungan struktur.
Cor vertikal vs horizontal
Kolom cor per lantai sebelum balok; vibrate vertikal wajib. Kirim volume kolom + balok terpisah — jadwal truk bertahap 45 menit interval agar slump tidak drop. Pompa mini sering cukup untuk rumah 2 lantai.
Pertanyaan umum
Bisakah cor kolom dan pelat bersamaan?
Bisa pada sistem cor monolitik sesuai gambar; koordinasikan dengan struktur engineer.
Interval cor antar lantai?
Tunggu beton lantai bawah cukup kuat (umumnya 14+ hari) sebelum beban penuh cor lantai atas.
Slump ideal untuk kolom?
10±2 cm — terlalu cair sulit ditahan bekisting vertikal; terlalu kering sulit vibrate.